SELECTION
10/10/2018
HI CODER,
Saya masih pemula mohon maklum :),
Selection digunakan untuk melakukan pemilihan.
Terdapat 2 tools yang biasanya digunakan untuk melakukan selection :
• if – else
Sintaks penggunaan if – else :
if( [condition 1])
{
//true condition 1
}
else if ( [condition 2] )
{
//true condition 2
}
else
{
// jika condition 1 dan condition 2 false
}
Condition merupakan kriteria dalam melakukan pemilihan. Apa yang dituliskan sebagai condition harus menghasilkan nilai TRUE atau FALSE.
Contoh :
#include<stdio.h>
void main()
{
int umur; //deklarasi variabel
printf("Masukkan Umur :"); //cetak ke layar
scanf("%d",& umur); // minta input umur
fflush(stdin); // membersihkan memory buffer
if(umur >20 )
{
printf("DEWASA");
}
else
{
printf("Anak Kecil");
}
getchar();
}
Logical Operator berfungsi untuk menggabungkan beberapa kriteria sekaligus
Secara umum logical operator terbagi menjadi 2 yaitu operator DAN (&&), operator ATAU (||)
Condition 1 ... condition 2 And - && Or - | |
True ... True True True
True ... False False True
False ... True False True
False ... False False False
Contoh :
Kita akan membuat apabila user menginput umur antara 20-60 maka akan menghasilkan tulisan “Usia Produktif” Selain itu akan menghasilkan “Tidak produktif”
#include<stdio.h>
void main()
{
int umur; //deklarasi variabel
printf("Masukkan Umur :"); //cetak ke layar
scanf("%d",& umur); // minta input umur
fflush(stdin); // membersihkan memory buffer
if(umur >= 20 && umur <=60)
{
printf(“Usia Produktif “);
}
else
{
printf(“Usia Tidak Produktif”);
}
getchar();
}
• Switch – Case
Sintaks penggunaan Switch – Case :
switch ( [variable] )
{
case [value1] : //action jika value 1 true
break;
case [value2] : //action jika value 2 true
break;
case [value3] : //action jika value 3 true
break;
default : //action jika semua value diatas false (mirip else)
}
Secara default, ketika kondisi pada suatu case bernilai TRUE maka seluruh action di bawahnya akan ikut dijalankan. Di sinilah peran penting dari break. Dengan adanya break, apabila sebuah case bernilai TRUE, maka hanya action pada case itu saja yang dijalankan.
#include<stdio.h>
void main()
{
char grade; //deklarasi variabel grade denga tipe char
printf("Masukkan Grade Anda :");
scanf("%c",& grade); // minta input umur
fflush(stdin); // membersihkan memory buffer
switch(grade)
{
case ‘A’ :
printf(“Istimewa”);
break;
case ‘B’ :
printf(“Bagus”);
break;
case ‘C’ :
printf(“Cukup”);
break;
default :
printf(“Anda tidak lulus”);
break;
}
getchar();
}
HI CODER,
Saya masih pemula mohon maklum :),
Selection digunakan untuk melakukan pemilihan.
Terdapat 2 tools yang biasanya digunakan untuk melakukan selection :
• if – else
Sintaks penggunaan if – else :
if( [condition 1])
{
//true condition 1
}
else if ( [condition 2] )
{
//true condition 2
}
else
{
// jika condition 1 dan condition 2 false
}
Condition merupakan kriteria dalam melakukan pemilihan. Apa yang dituliskan sebagai condition harus menghasilkan nilai TRUE atau FALSE.
Contoh :
#include<stdio.h>
void main()
{
int umur; //deklarasi variabel
printf("Masukkan Umur :"); //cetak ke layar
scanf("%d",& umur); // minta input umur
fflush(stdin); // membersihkan memory buffer
if(umur >20 )
{
printf("DEWASA");
}
else
{
printf("Anak Kecil");
}
getchar();
}
Logical Operator berfungsi untuk menggabungkan beberapa kriteria sekaligus
Secara umum logical operator terbagi menjadi 2 yaitu operator DAN (&&), operator ATAU (||)
Condition 1 ... condition 2 And - && Or - | |
True ... True True True
True ... False False True
False ... True False True
False ... False False False
Contoh :
Kita akan membuat apabila user menginput umur antara 20-60 maka akan menghasilkan tulisan “Usia Produktif” Selain itu akan menghasilkan “Tidak produktif”
#include<stdio.h>
void main()
{
int umur; //deklarasi variabel
printf("Masukkan Umur :"); //cetak ke layar
scanf("%d",& umur); // minta input umur
fflush(stdin); // membersihkan memory buffer
if(umur >= 20 && umur <=60)
{
printf(“Usia Produktif “);
}
else
{
printf(“Usia Tidak Produktif”);
}
getchar();
}
• Switch – Case
Sintaks penggunaan Switch – Case :
switch ( [variable] )
{
case [value1] : //action jika value 1 true
break;
case [value2] : //action jika value 2 true
break;
case [value3] : //action jika value 3 true
break;
default : //action jika semua value diatas false (mirip else)
}
Secara default, ketika kondisi pada suatu case bernilai TRUE maka seluruh action di bawahnya akan ikut dijalankan. Di sinilah peran penting dari break. Dengan adanya break, apabila sebuah case bernilai TRUE, maka hanya action pada case itu saja yang dijalankan.
#include<stdio.h>
void main()
{
char grade; //deklarasi variabel grade denga tipe char
printf("Masukkan Grade Anda :");
scanf("%c",& grade); // minta input umur
fflush(stdin); // membersihkan memory buffer
switch(grade)
{
case ‘A’ :
printf(“Istimewa”);
break;
case ‘B’ :
printf(“Bagus”);
break;
case ‘C’ :
printf(“Cukup”);
break;
default :
printf(“Anda tidak lulus”);
break;
}
getchar();
}
Komentar
Posting Komentar